Polisi Buru Tiga Pria yang Tinggalkan Obat Keras dan Motor di Saung Pinggir Jalan

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Jun 2026 20:18 0 64 Redaksi

Tangerang|Eranews.id – Aparat Polsek Mauk, Polresta Tangerang, tengah menyelidiki dugaan aktivitas transaksi obat keras yang berlangsung di sebuah saung sederhana di Jalan Gabusan, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Penyelidikan dilakukan setelah warga mendatangi lokasi tersebut pada Senin (1/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana mengatakan, peristiwa itu berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai saung kecil di pinggir jalan tersebut kerap dijadikan tempat transaksi obat keras daftar G.

Berbekal informasi tersebut, sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran laporan yang beredar di lingkungan sekitar.

“Setibanya di lokasi, warga melihat tiga pria tidak dikenal yang diduga pelaku sedang duduk di sekitar gubuk tersebut,” ujar AKP I Nyoman Nariana, Selasa (2/6/2026).

Namun, saat mengetahui kedatangan warga, ketiga pria tersebut diduga panik dan langsung melarikan diri ke arah belakang saung dengan menyeberangi kali kecil yang berada di sekitar lokasi.

Setelah para pria itu kabur, warga melakukan pemeriksaan di sekitar saung dan menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga termasuk dalam kategori obat keras daftar G.

Selain menemukan obat-obatan, warga juga mendapati satu unit sepeda motor yang diduga milik salah satu pria yang melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Warga juga menemukan satu unit sepeda motor yang diduga milik salah satu pria yang lari,” kata Nyoman.

Untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan sebagai tempat berkumpul maupun aktivitas yang diduga melanggar hukum, warga kemudian membongkar saung yang berdiri di pinggir jalan tersebut.

Menurut polisi, pembongkaran tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitar karena bangunan itu berada jauh dari kawasan permukiman warga.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan mengamankan barang bukti berupa obat-obatan yang ditemukan warga serta sepeda motor yang ditinggalkan oleh salah satu pria yang melarikan diri.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap identitas tiga pria yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut.

“Kami juga melakukan penyelidikan terhadap tiga pria yang diduga pelaku. Informasi yang kami dapat, ketiganya bukan warga setempat,” tegas Nyoman.

Polisi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing guna mencegah peredaran obat-obatan ilegal dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (red).

LAINNYA