BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Jun 2026 06:58 0 71 Redaksi

Jakarta|Eranews.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh fakultas di Universitas dIndonesia akan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI pada Jumat (12/6/2026) pukul 10.00 WIB.

Aksi tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 1.500 peserta yang berasal dari berbagai fakultas di UI. Demonstrasi ini merupakan hasil konsolidasi internal BEM UI yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir untuk merespons sejumlah isu nasional yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengatakan bahwa terdapat lima tuntutan utama yang akan disuarakan mahasiswa dalam aksi tersebut.

Kelima tuntutan itu meliputi penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian praktik militerisme di ranah sipil, serta mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui berbagai kesalahan pemerintah dan tidak menghindari kritik publik.

Menurut Anandaku, tuntutan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama yang lahir dari proses diskusi dan konsolidasi seluruh BEM fakultas di lingkungan UI.

Selain mahasiswa UI, perwakilan mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta dan Institut Pertanian Bogor juga diketahui hadir dalam proses konsolidasi. Namun hingga saat ini belum ada kepastian mengenai keterlibatan kedua kampus tersebut dalam aksi di Bundaran HI.

BEM UI menegaskan bahwa aksi yang akan digelar bersifat terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara damai. Mereka juga menyatakan bahwa gerakan tersebut tidak berafiliasi dengan kelompok massa maupun organisasi politik tertentu.

Aksi mahasiswa di Bundaran HI diperkirakan akan menjadi salah satu agenda unjuk rasa yang mendapat perhatian publik, mengingat sejumlah isu yang diangkat berkaitan dengan kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi masyarakat.

Pihak penyelenggara mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban selama aksi berlangsung serta mematuhi aturan yang berlaku agar penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman dan kondusif (red).

LAINNYA