Perry Warjiyo Mundur, DPR Harap Transisi BI Mulus

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 21:21 0 62 Redaksi

Jakarta|Eranews.id – Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) mendapat perhatian Komisi XI DPR RI. Proses pergantian kepemimpinan bank sentral diharapkan berlangsung lancar sehingga tidak mengganggu stabilitas moneter dan kepercayaan pasar.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, mengaku belum memperoleh informasi secara lengkap mengenai alasan pengunduran diri Perry Warjiyo.

“Tentu harapannya, proses sampai terpilihnya Gubernur BI pengganti yang definitif berjalan mulus,” kata Hekal kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Politikus Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa BI mempunyai peran strategis dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Karena itu, kesinambungan kebijakan dan kredibilitas bank sentral harus tetap terpelihara selama masa transisi kepemimpinan.

Hekal optimistis Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, yang ditunjuk sebagai pejabat sementara Gubernur BI, mampu menjalankan tugas tersebut. Pengalaman Destry dinilai dapat menjaga kesinambungan kebijakan sekaligus memberikan kepastian kepada pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Hekal, penunjukan Destry telah sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Bank Indonesia. Ia meyakini kepemimpinan sementara tersebut dapat memastikan seluruh fungsi BI tetap berjalan dengan baik, terutama dalam menjaga kestabilan nilai rupiah.

Mengenai pengisian jabatan Gubernur BI secara definitif, Hekal menjelaskan bahwa mekanismenya telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Presiden Prabowo Subianto akan mengajukan calon pengganti kepada DPR RI untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.

“Kalau sesuai undang-undang, Presiden mengajukan calon pengganti kepada DPR untuk mengikuti fit and proper test,” ujarnya.

Perry Warjiyo mengundurkan diri ketika masa jabatan keduanya sebagai Gubernur BI masih berlangsung. Pemerintah kemudian menunjuk Destry Damayanti untuk menjalankan tugas Gubernur BI sampai terpilihnya pejabat definitif.

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi perhatian pasar mengingat BI memegang peranan penting dalam merumuskan kebijakan moneter, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, dan memelihara stabilitas sistem keuangan nasional. Karena itu, proses pemilihan Gubernur BI yang baru diharapkan berlangsung transparan, akuntabel, dan tetap menjaga independensi bank sentral (red).

LAINNYA