Gubernur Banten Andra Soni membahas perkembangan dan pemerataan pelayanan kesehatan dalam program Bincang Kita Kompas TV, Rabu (26/8/2026).
📷 @ray_munzir Jakarta|Eranews.id – Gubernur Banten Andra Soni menjadi narasumber dalam program Bincang Kita di Kompas TV, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Talk show tersebut menjadi ruang bagi Andra Soni untuk menyampaikan perkembangan pelayanan kesehatan di Provinsi Banten, termasuk pelaksanaan jaminan kesehatan, pemerataan akses layanan, dan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kehadiran Andra Soni dalam program tersebut juga dipublikasikan melalui kanal resmi Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Banten.
Andra Soni menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu indikator penting keberhasilan pemerintahan daerah.
Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang adil, mudah diakses, dan tidak terhambat persoalan administrasi.
Komitmen tersebut dijalankan melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, rumah sakit, puskesmas, dan BPJS Kesehatan.
Banten sebelumnya meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama setelah cakupan kepesertaan JKN mencapai 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 80 persen pada 2025. ANTARA Banten
Andra Soni juga menaruh perhatian terhadap penyesuaian data peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI-JK.
Pemutakhiran data peserta harus dilaksanakan secara tepat tanpa menyebabkan masyarakat kehilangan akses terhadap pelayanan medis yang dibutuhkan.
Pasien penyakit kronis dan katastropik yang membutuhkan pengobatan berkelanjutan harus tetap dilayani meskipun status kepesertaannya sedang dalam proses pemutakhiran atau pengaktifan kembali.
Pemprov Banten telah menyiapkan mekanisme koordinasi agar rumah sakit membantu proses reaktivasi kepesertaan. Warga juga dapat memperbaiki data kesejahteraan melalui pemerintah desa, kelurahan, dinas sosial, atau saluran resmi yang tersedia.
Pada 2026, Pemprov Banten membiayai kepesertaan jaminan kesehatan bagi 606.060 jiwa melalui skema pembiayaan pemerintah daerah. Pemprov Banten
Dalam sektor pencegahan penyakit, Pemprov Banten terus memperluas pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis.
Program tersebut dilaksanakan di puskesmas, sekolah, kantor kecamatan, ruang publik, komunitas masyarakat, serta melalui layanan kesehatan bergerak yang menjangkau daerah terpencil.
Hingga 19 Agustus 2026, pelaksanaan CKG di Provinsi Banten telah menjangkau lebih dari 5,9 juta warga. Capaian tersebut menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi dengan pelaksanaan CKG tertinggi secara nasional.
Pemeriksaan mencakup pengukuran kondisi fisik dan status gizi, tekanan darah, gula darah, pemeriksaan laboratorium, serta pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan.
Dari pemeriksaan yang telah dilakukan, hipertensi dan diabetes menjadi dua masalah kesehatan yang banyak ditemukan. Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat edukasi mengenai pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Dengan mengetahui penyakit, kita mengetahui bagaimana mengobati dan mengantisipasinya,” kata Andra dalam keterangan Dinas Kesehatan Provinsi Banten sebelumnya. Dinas Kesehatan Banten
Menurut Andra Soni, pembangunan kesehatan tidak dapat hanya berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sudah mengalami sakit.
Upaya promotif dan preventif harus diperkuat melalui edukasi, pemeriksaan dini, pemenuhan gizi, olahraga, sanitasi, serta pembiasaan pola hidup sehat.
Deteksi dini memberikan kesempatan kepada tenaga kesehatan untuk melakukan penanganan sebelum penyakit berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat.
Melalui dialog di Kompas TV, Andra Soni berharap masyarakat mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai program kesehatan sekaligus terdorong memanfaatkan layanan yang telah disediakan pemerintah (rils).