Pantau SPPG Parahu 2, Bupati Tangerang Pastikan Program MBG Higienis dan Serap 12 Ribu Tenaga Kerja

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Okt 2026 15:26 0 27 Redaksi

Tangerang|Eranews.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, turun langsung memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Parahu 2, Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Selasa (06/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses operasional penyediaan makanan berjalan optimal, higienis, serta patuh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal didampingi oleh jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, jajaran Puskesmas, Camat Sukamulya, serta Kepala Desa Parahu. Rombongan meninjau secara menyeluruh alur kerja SPPG, mulai dari persiapan bahan baku, pengolahan masakan, ketaatan standar kebersihan, hingga proses distribusi ke titik penerima manfaat.

Layani 2.500 Penerima Manfaat dan Lolos Sertifikasi Higienis

Bupati Maesyal mengungkapkan bahwa SPPG Parahu 2 saat ini melayani sekitar 2.500 penerima manfaat yang terdiri dari balita, peserta didik jenjang TK, SD, SMP, hingga ibu hamil.

Untuk menjaga kualitas dan kehangatan hidangan, pengiriman dilakukan menggunakan armada khusus dengan durasi tempuh maksimal 15 menit. Makanan disajikan menggunakan wadah ompreng ramah lingkungan yang nantinya ditarik kembali sekitar pukul 10.00 WIB untuk dibersihkan secara higienis.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Puskesmas, Pak Camat, dan Pak Kades melihat secara langsung operasional SPPG di Desa Parahu. Alur-alurnya sudah sesuai dengan SOP dan sertifikat higienis dari Dinas Kesehatan juga sudah keluar,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dongkrak Ekonomi Desa dan Serap 12 Ribu Tenaga Kerja

Selain menjamin kecukupan gizi generasi muda, kehadiran SPPG terbukti memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) bagi masyarakat desa. SPPG Parahu 2 yang dikelola oleh Ibu Laras, misalnya, berhasil menyerap 43 warga lokal sebagai tenaga kerja.

Indah Fitriani, salah seorang relawan SPPG Parahu 2, mengaku sangat bersyukur atas bergulirnya program ini. Selain mendapatkan kesibukan positif, penghasilan yang diperoleh sangat membantu menopang ekonomi keluarganya.

“Saya sangat bersyukur Bapak Presiden mempunyai program MBG ini. Kami masyarakat yang sebelumnya tidak bekerja akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan dan penghasilan tetap,” tutur Indah.

Secara akumulatif, Kabupaten Tangerang saat ini telah memiliki sekitar 316 unit SPPG yang tersertifikasi. Dengan rata-rata penyerapan 40 tenaga kerja per unit, keberadaan SPPG di seluruh Kabupaten Tangerang diperkirakan telah membuka lapangan pekerjaan baru bagi sekitar 12.000 warga lokal.

Bupati Maesyal berharap SPPG Parahu 2 dapat menjadi percontohan (role model) bagi SPPG lainnya di Kabupaten Tangerang, terutama dalam menjaga kebersihan, kerapian alur kerja, ketepatan waktu distribusi, serta koordinasi erat dengan fasilitas kesehatan setempat demi menyajikan menu yang kaya gizi (rils).

LAINNYA