Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung posko pengungsian dan dapur umum bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (24/1). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi berjalan optimal.
📷: @ddams12 @wilkerswild KOTA TANGERANG|Eranews.id — Gubernur Banten Andra Soni turun langsung meninjau titik banjir dan posko pengungsian di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (24/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana banjir serta pelayanan bagi warga terdampak berjalan secara optimal dan terkoordinasi.
Didampingi jajaran Pemerintah Kota Tangerang, Gubernur Andra Soni meninjau kondisi permukiman yang terendam banjir sekaligus memantau operasional dapur umum di lokasi pengungsian. Ia juga menyempatkan diri berdialog dan menyapa para pengungsi, termasuk anak-anak dan lansia, guna mendengar langsung kebutuhan serta keluhan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni mengapresiasi kerja kolaboratif berbagai pihak, khususnya relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kementerian Sosial, serta Dinas Sosial, yang dinilainya sigap dan responsif dalam menyediakan layanan dasar bagi masyarakat terdampak. Mulai dari penyediaan makanan siap saji, air bersih, hingga kebutuhan logistik lainnya dinilai telah berjalan dengan baik.
“Pelayanan di posko pengungsian berjalan baik dan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Ini merupakan bentuk kehadiran negara saat masyarakat membutuhkan,” ujar Andra Soni.
Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik dalam penanganan darurat maupun tahap pemulihan pascabanjir. Evaluasi menyeluruh juga akan dilakukan untuk memetakan penyebab banjir serta merumuskan langkah-langkah mitigasi ke depan, terutama menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Selain itu, pemerintah daerah diminta tetap bersiaga dan memastikan pelayanan kesehatan, keamanan, serta distribusi bantuan logistik berjalan tanpa hambatan. Pemerintah berharap warga terdampak dapat segera kembali ke rumah dan beraktivitas normal setelah kondisi dinyatakan aman (rils).