Peserta mengikuti Workshop Advanced Coding of Diagnoses and Procedures in Casemix for Specialists dalam rangkaian IHEX 2026 yang digelar MUKISI di Novotel Tangerang, 8–9 Mei 2026. (red) Tangerang|Eranews.id— Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) memprakarsai penyelenggaraan IHEX 2026: *International Islamic Healthcare Conference and Expo* sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem rumah sakit syariah di Indonesia. Mengusung tema besar “*From Certification to Collaboration*”, IHEX 2026 menjadi wadah bagi jejaring rumah sakit syariah untuk bergerak dari tahap sertifikasi menuju kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan. Pameran dan konferensi utama ini diselenggarakan pada 6–8 Mei 2026 di Hotel Novotel Tangerang.
Sebagai bagian dari rangkaian penting IHEX 2026, MUKISI berkolaborasi dengan PT Kreatif Medika Nusantara menyelenggarakan ***Workshop Advanced Coding of Diagnoses and Procedures in Casemix for Specialists***. Berlangsung selama dua hari pada 8–9 Mei 2026 sebagai puncak acara, kegiatan ini dirancang khusus untuk memperdalam kompetensi dokter spesialis, dokter umum, dan tim *casemix* rumah sakit mengenai konsep *casemix* mutakhir, ICD-10, dan ICD-9-CM.
Penguasaan sistem *coding* berstandar dinilai sangat esensial dalam mendukung tata kelola rumah sakit yang lebih akurat, efisien, transparan, dan mematuhi regulasi akreditasi terbaru. Ketepatan dalam penulisan diagnosis dan prosedur medis merupakan fondasi krusial untuk proses klaim yang valid, sekaligus memastikan optimalisasi pendapatan rumah sakit berjalan secara profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik *fraud*.
Kegiatan yang diikuti oleh 40 peserta dari 20 rumah sakit—mencakup delegasi dari Tangerang, Bandung, Malang, Pemalang, Lumajang, Bukittinggi, hingga Sulawesi Barat—ini dibuka secara resmi oleh dr. Yahmin Setiawan, MARS, selaku Ketua Pelaksana IHEX 2026. Untuk menghadirkan wawasan komprehensif, workshop ini menghadirkan pakar internasional Prof. Dato’ Dr. Syed Mohamed Aljunid, serta pakar nasional dr. Laura Mayanda, M.Kes., dan Dr. Nur Asni Gani, M.M.
Ketua Workshop MUKISI, dr. Ahmad Jamaluddin, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan kontribusi nyata MUKISI dalam meningkatkan kapasitas manajemen rumah sakit.
“Kami berharap workshop ini tidak hanya membantu rumah sakit dalam meningkatkan kualitas dokumentasi medis dan akurasi klaim JKN, tetapi juga mendorong optimalisasi tata kelola secara menyeluruh tanpa pernah mengabaikan prinsip kepatuhan dan integritas,” ujar dr. Ahmad Jamaluddin.
Melalui keberhasilan IHEX 2026 dan workshop *advanced coding* ini, MUKISI kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat jejaring rumah sakit syariah terbesar di Indonesia. Langkah penguatan kompetensi dan tata kelola ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam membangun sistem pelayanan kesehatan Islam yang unggul, profesional, berintegritas tinggi, dan berdaya saing di tingkat nasional (red).