Dindikbud Banten dan Disnaker Tangsel Teken PKS Penyaluran Kerja Lulusan SMK

waktu baca 2 menit
Selasa, 26 Mei 2026 14:09 0 84 Redaksi

TANGERANG SELATAN|Eranews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Selatan resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang fasilitasi tenaga kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka pemenuhan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) nasional.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan sektor ketenagakerjaan guna meningkatkan penyerapan lulusan SMK yang kompeten, siap kerja, serta sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Melalui PKS ini, kedua pihak berkomitmen menghadirkan sistem kolaborasi yang lebih terstruktur dalam memfasilitasi lulusan SMK untuk memperoleh akses kerja, pelatihan kompetensi, pemagangan industri, hingga informasi lowongan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan implementasi nyata dari konsep link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Lulusan SMK diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan teknis dan karakter kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Kolaborasi ini menjadi upaya bersama untuk memastikan lulusan SMK di Provinsi Banten memiliki kesiapan kerja yang lebih baik serta mampu bersaing di dunia industri nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Selatan menilai keberadaan PKS ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan daerah, terutama dalam menekan angka pengangguran usia produktif melalui optimalisasi lulusan pendidikan vokasi.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperluas jejaring kemitraan dengan perusahaan, asosiasi industri, serta Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK agar proses penyaluran tenaga kerja menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Model kolaborasi pendidikan dan industri dinilai menjadi salah satu pendekatan penting dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Banten. Tren penguatan hubungan antara SMK dan dunia kerja juga terus dikembangkan di berbagai wilayah untuk mempercepat penyerapan lulusan ke industri.

Selain membuka peluang kerja lebih luas, kerja sama tersebut diharapkan mampu menciptakan lulusan SMK yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan industri modern, serta dinamika pasar kerja nasional yang semakin kompetitif. Penguatan link and match pendidikan vokasi dengan industri juga menjadi perhatian dalam pengembangan SDM di Banten (rils).

LAINNYA