LPPM Politeknik Prasetiya Mandiri menghadirkan Wahyu Mustajab sebagai narasumber Pelatihan Tata Kelola dan Publikasi Jurnal Ilmiah di Bogor, Sabtu (15/8/2026). Bogor|Eranews.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Prasetiya Mandiri menyelenggarakan Pelatihan Tata Kelola dan Publikasi Jurnal Ilmiah di Ruang Rapat Politeknik Prasetiya Mandiri, Bogor, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Wahyu Mustajab, M.Pd., Direktur CV Era Digital Nusantara, sebagai narasumber. Pelatihan diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dosen dalam mengelola jurnal serta memublikasikan hasil penelitian secara profesional.
Publikasi jurnal ilmiah menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Melalui publikasi, hasil penelitian dosen dapat disebarluaskan, dikaji, dan dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan maupun pemecahan berbagai persoalan di masyarakat.
Pelatihan membahas tahapan publikasi artikel ilmiah, mulai dari menentukan jurnal tujuan, menyesuaikan naskah dengan ruang lingkup jurnal, mengikuti pedoman penulisan, hingga menjalani proses pengiriman dan penelaahan artikel.
Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan kebaruan penelitian, kualitas metodologi, ketepatan analisis data, kekuatan pembahasan, serta kesesuaian referensi yang digunakan.
Naskah yang dikirimkan ke jurnal tidak cukup hanya memenuhi aspek teknis. Artikel juga harus memiliki kontribusi akademik yang jelas, ditulis secara sistematis, dan mengikuti prinsip integritas ilmiah.
Melalui pelatihan tersebut, dosen didorong untuk mempersiapkan artikel sejak tahap awal penelitian. Penentuan masalah, penyusunan instrumen, pengumpulan data, analisis, dan penulisan laporan perlu diarahkan agar hasil penelitian memiliki peluang lebih besar untuk diterbitkan.
Selain publikasi artikel, kegiatan tersebut membahas tata kelola jurnal ilmiah yang mencakup struktur pengelola, pembagian tugas editor, proses penelaahan oleh mitra bestari, pengelolaan naskah, dan konsistensi jadwal penerbitan.
Pengelola jurnal juga perlu memiliki standar operasional prosedur editorial yang jelas. Setiap naskah harus melalui pemeriksaan awal, penilaian kesesuaian ruang lingkup, pemeriksaan kemiripan, proses penelaahan, revisi, penyuntingan, hingga penerbitan.
Penggunaan Open Journal Systems (OJS), kelengkapan metadata, pencantuman DOI, pengarsipan digital, dan ketepatan informasi pada laman jurnal turut menjadi bagian penting dalam membangun jurnal yang kredibel.
Tata kelola yang profesional diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan penulis, pembaca, reviewer, serta masyarakat akademik terhadap jurnal yang diterbitkan perguruan tinggi.
Pelatihan publikasi jurnal ilmiah juga menempatkan integritas akademik sebagai perhatian utama. Peserta diingatkan untuk menghindari plagiarisme, fabrikasi dan falsifikasi data, publikasi ganda, manipulasi sitasi, serta pencantuman nama penulis yang tidak sesuai dengan kontribusinya.
Pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam proses penulisan juga perlu dilakukan secara bertanggung jawab. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk membantu penyuntingan bahasa atau meningkatkan efisiensi kerja, tetapi tidak boleh menggantikan tanggung jawab penulis terhadap keaslian, ketepatan, dan validitas isi artikel.
Melalui kegiatan ini, LPPM Politeknik Prasetiya Mandiri berharap kapasitas dosen dan pengelola jurnal semakin meningkat. Penguatan tata kelola dan kemampuan publikasi diharapkan mendorong lahirnya artikel ilmiah yang berkualitas, berintegritas, serta memberikan dampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan (Red).