PPNI Kabupaten Tangerang Terjunkan 46 Relawan Perawat Bantu Korban Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin

waktu baca 4 menit
Jumat, 10 Jul 2026 19:50 0 75 Redaksi

Kabupaten Tangerang|Eranews.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dan bakti sosial bagi warga yang terdampak asap kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/7/2026).

Memasuki hari ke-10 kebakaran TPA Jatiwaringin, kepulan asap masih menyelimuti sejumlah wilayah dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Rajeg. Kondisi tersebut memicu meningkatnya keluhan gangguan saluran pernapasan, iritasi mata, hingga menurunnya kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari.

Merespons situasi tersebut, DPD PPNI Kabupaten Tangerang bergerak cepat dengan mengerahkan puluhan relawan perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan, edukasi pencegahan penyakit, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Tangerang, M. Nurhabibi, mengatakan sebelum melaksanakan aksi kemanusiaan, pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan Puskesmas Rajeg guna memetakan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Hasil koordinasi menjadi dasar kami menyusun langkah strategis agar pelayanan kesehatan dan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak,” ujarnya.

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, PPNI membentuk dua tim utama, yaitu Tim Koordinasi dan Manajemen Posko serta Tim Penanggulangan Tanggap Bencana.

Sebanyak 25 tim yang terdiri atas 46 perawat sukarelawan dari 28 rumah sakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, serta empat institusi pendidikan kesehatan diterjunkan secara bergiliran selama 24 jam di Posko Kesehatan Puskesmas Rajeg dan beberapa titik pelayanan lainnya sejak 4 Juli 2026.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, PPNI juga melaksanakan program pengabdian masyarakat yang dipimpin Abdul Karim dan Mizwar bersama 11 mahasiswa STIKES Faathir Husada Balaraja.

Berbagai layanan diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan tekanan darah dan tanda-tanda vital, konsultasi kesehatan, edukasi pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pelayanan kesehatan di posko, hingga pembagian biskuit bergizi dan susu steril untuk menjaga daya tahan tubuh warga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PPNI juga menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan pokok kepada warga Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg.

Bantuan yang diberikan meliputi beras, mi instan, minyak goreng, telur, susu, masker kesehatan, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, serta kebutuhan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Tidak hanya itu, PPNI juga memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan dengan menyerahkan bantuan operasional kepada Puskesmas Rajeg, berupa:

  • Dua unit portable nebulizer
  • 50 botol obat-obatan
  • 100 botol tetes mata
  • 30 dus masker kesehatan
  • 150 botol susu steril

Bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung pelayanan medis bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran TPA Jatiwaringin.

Kepala Puskesmas Rajeg, Tohiroh, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara PPNI Kabupaten Tangerang dan seluruh tenaga kesehatan selama proses penanganan bencana.

“Sinergi dan bantuan ini sangat meringankan beban nakes,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran para relawan perawat tidak hanya memperkuat pelayanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan semangat para tenaga kesehatan yang telah bekerja selama beberapa hari menangani warga terdampak.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Tangerang, M. Nurhabibi, menegaskan bahwa puluhan relawan yang terlibat rela mengorbankan waktu bersama keluarga, tenaga, bahkan waktu istirahat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia memastikan PPNI akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi dinyatakan aman dan membaik oleh pemerintah daerah.

“PPNI berkomitmen terus mengabdi sampai keadaan membaik oleh Pemerintah. Kami hadir untuk masyarakat Indonesia dan Kabupaten Tangerang khususnya,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Tanjakan Mekar, Uti, yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran relawan PPNI sejak awal penanganan dampak kebakaran.

“Terima kasih atas kehadiran 25 tim perawat PPNI yang piket 24 jam dan kirim bantuan langsung ke warga,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua RT 014 RW 06 Kampung Jungkel yang merasakan langsung manfaat pelayanan kesehatan dan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, warga sekitar sangat terbantu dan kesehatan sebagian besar warga sudah membaik. Harapan kami, tidak ada lagi kebakaran seperti ini,” ungkapnya.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan DPD PPNI Kabupaten Tangerang menjadi bukti nyata peran organisasi profesi dalam mendukung penanganan bencana. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, dan masyarakat, PPNI berharap pelayanan kesehatan bagi warga terdampak dapat terus berjalan optimal hingga situasi benar-benar pulih (rils).

LAINNYA