Palembang|Eranews.id — Platform digital SIMLOA Pro (Sistem Informasi Manajemen Letter of Acceptance) resmi dikembangkan sebagai solusi profesional dalam pengelolaan dan verifikasi Letter of Acceptance (LOA) artikel jurnal ilmiah di Indonesia. Platform ini merupakan pengembangan lanjutan dari SIMLOA yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik melalui pemberitaan nasional. Baca berita: http://eranews.id/simloa-sistem-informasi-manajemen-loa-karya/
SIMLOA Pro dikembangkan oleh Iredho Fani Reza, MA.Si, dosen UIN Raden Fatah Palembang sekaligus praktisi pengelolaan jurnal ilmiah, bersama Jumansyah, S.Si dari Tim IT UIN Raden Fatah Palembang. Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan tata kelola LOA yang aman, terverifikasi, dan terintegrasi di tengah maraknya kasus pemalsuan dokumen penerimaan artikel jurnal.
“SIMLOA Pro dirancang untuk memastikan setiap LOA yang diterbitkan dapat dipertanggungjawabkan keasliannya, terdokumentasi secara digital, dan mudah diverifikasi oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujar pengembang dalam keterangannya di Palembang, 16 Juni 2026.
Berbeda dengan versi awal SIMLOA yang berbasis Google Workspace, SIMLOA Pro hadir sebagai sistem mandiri berbasis web dengan arsitektur yang lebih kuat, fleksibel, dan skalabel. Platform ini memungkinkan pembuatan, penerbitan, pengiriman, penyimpanan, hingga verifikasi LOA secara digital melalui basis data terpusat.
Salah satu keunggulan utama SIMLOA Pro adalah integrasi otomatis dengan Open Journal Systems (OJS). Melalui fitur ini, data artikel, penulis, serta status penerimaan naskah dapat tersinkronisasi langsung dari sistem jurnal, sehingga proses penerbitan LOA menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan input.
Selain mendukung efisiensi administrasi, SIMLOA Pro juga dirancang untuk mencegah pemalsuan dan penyalahgunaan LOA melalui mekanisme kode unik, autentikasi digital, dan sistem pelacakan dokumen yang dapat diverifikasi secara real-time oleh pengelola jurnal, penulis, institusi akademik, maupun lembaga penilai.
Platform ini ditujukan bagi berbagai pengguna, mulai dari pengelola dan penerbit jurnal ilmiah, dosen, peneliti, mahasiswa, institusi akademik, hingga lembaga penjaminan mutu dan asesor akreditasi. Dengan dukungan multi-user dan multi-jurnal, SIMLOA Pro dinilai mampu memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola publikasi jurnal ilmiah di Indonesia.
Sebagai bentuk perlindungan hukum dan pengakuan atas inovasi digital tersebut, SIMLOA Pro telah didaftarkan sebagai Hak Cipta pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pendaftaran ini menegaskan posisi SIMLOA Pro sebagai karya intelektual resmi yang sah dan terlindungi secara hukum.
Pengembang berharap SIMLOA Pro dapat dimanfaatkan secara luas sebagai bagian dari transformasi digital ekosistem jurnal ilmiah nasional, sekaligus menjadi instrumen strategis dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kredibilitas publikasi ilmiah Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai SIMLOA Pro dapat diakses melalui laman resmi: https://loa.dokicti.org/ (red).