Andra Soni Pantau Cek Kesehatan Gratis di Pondok Aren

waktu baca 3 menit
Selasa, 1 Sep 2026 05:07 0 44 Redaksi

Tangerang Selatan|Eranews.id – Gubernur Banten Andra Soni memantau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Aula Kantor Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Senin (31/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Andra didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

Andra menyapa warga serta melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan, mulai pengecekan tekanan darah, gula darah, kondisi jantung, hingga konsultasi dengan tenaga kesehatan.

Pelaksanaan CKG di Pondok Aren menargetkan pemeriksaan terhadap 350 warga. Antusiasme masyarakat dinilai menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.

Capaian CKG Tangsel Tembus 53 Persen

Andra mengatakan, capaian pelaksanaan CKG di Kota Tangerang Selatan terus meningkat. Pada pekan sebelumnya, cakupan pemeriksaan berada di angka 47 persen dan kini telah mencapai 53 persen.

Capaian tersebut dihitung dari sekitar 1,4 juta penduduk Tangerang Selatan dan telah melampaui rata-rata target nasional.

“Target utama kita bukan sekadar angka atau persentase capaian, melainkan bagaimana memastikan seluruh masyarakat Banten benar-benar mengikuti CKG dan terpantau kesehatannya,” kata Andra, dikutip dari Pemerintah Provinsi Banten.

Andra menegaskan akan rutin meninjau pelaksanaan CKG di kabupaten dan kota untuk memastikan program berjalan optimal serta manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sekitar 6,4 Juta Warga Banten Telah Diperiksa

Pada tingkat provinsi, Program CKG telah menjangkau sekitar 6,4 juta warga Banten. Pemerintah daerah akan terus memperluas pelaksanaannya hingga akhir 2026.

Program tersebut tidak hanya dilaksanakan di puskesmas, tetapi juga melalui kegiatan jemput bola di kantor pemerintahan, sekolah, lingkungan kerja, dan komunitas masyarakat.

Pemeriksaan disesuaikan dengan kelompok usia dan kondisi peserta. Untuk kelompok dewasa dan lanjut usia, layanan dapat mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, status gizi, fungsi ginjal, kesehatan mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, serta skrining penyakit tertentu.

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa pemeriksaan rutin membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh, menemukan risiko penyakit lebih cepat, dan menentukan langkah pencegahan maupun pengobatan yang dibutuhkan. Ayo Sehat Kementerian Kesehatan

Hipertensi, Diabetes, dan TBC Banyak Ditemukan

Berdasarkan hasil skrining di Banten, sejumlah masalah kesehatan yang banyak ditemukan adalah hipertensi, diabetes, dan tuberkulosis atau TBC.

Andra memastikan setiap temuan penyakit akan ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan. Apabila ditemukan kasus TBC, misalnya, penanganan tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi juga disertai penelusuran dan pemeriksaan terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat.

Tindak lanjut diperlukan karena sejumlah penyakit dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang mudah dikenali. Pemeriksaan sejak dini memberi kesempatan kepada pasien untuk mendapatkan penanganan sebelum penyakit menimbulkan komplikasi.

Kementerian Kesehatan juga menempatkan tindak lanjut terhadap hipertensi dan kadar gula darah tinggi sebagai bagian penting pelaksanaan CKG pada 2026. Kementerian Kesehatan RI

Warga Diminta Tak Takut Memeriksakan Diri

Andra mengimbau masyarakat tidak takut mengikuti pemeriksaan maupun menjalani penanganan lanjutan apabila ditemukan gangguan kesehatan.

Menurutnya, masyarakat yang membutuhkan pelayanan lanjutan dapat mengakses fasilitas kesehatan melalui skema jaminan kesehatan yang berlaku. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Tangerang Selatan disebut telah mencapai 99,8 persen.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie turut mengajak warga yang sudah mengikuti CKG untuk mendorong anggota keluarga dan tetangganya menjalani pemeriksaan serupa.

Partisipasi masyarakat diperlukan agar risiko penyakit dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin. Warga juga diminta memantau jadwal CKG melalui puskesmas, kecamatan, kelurahan, atau kanal informasi resmi pemerintah daerah.

Masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile atau datang langsung ke puskesmas terdekat dengan membawa identitas diri. Hasil pemeriksaan akan tercatat dalam rapor kesehatan setelah dimasukkan oleh tenaga kesehatan.

LAINNYA