Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah pada acara The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026 di Menara Syariah PIK 2 Kabupaten Tangerang. Selasa, (13/10/2026).
.
.
📸 @wilkerswild Tangerang|Eranews.id — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, A. Dimyati Natakusumah, menghadiri pembukaan ajang The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026 yang berlangsung di Menara Syariah, Kawasan PIK 2, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (13/10/2026).
Konferensi tingkat global yang memasuki penyelenggaraan kedua ini menghadirkan para pakar, praktisi, akademisi, serta pemangku kebijakan ekonomi syariah dari dalam dan luar negeri untuk membahas strategi penguatan, modernisasi, serta optimalisasi tata kelola wakaf secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Banten A. Dimyati Natakusumah menyampaikan bahwa instrumen wakaf memiliki peran strategis yang sangat besar dalam mendukung pembangunan ekonomi umat serta pengentasan kemiskinan, khususnya di Provinsi Banten.
“Wakaf bukan sekadar ibadah ritual, melainkan instrumen ekonomi syariah yang sangat potensial untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, memperkuat jaring pengaman sosial, serta membiayai sektor-sektor produktif seperti pendidikan dan kesehatan,” ujar Dimyati.
Ia menuturkan, kehadiran Menara Syariah di kawasan PIK 2 Kabupaten Tangerang diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, sekaligus menjadi penggerak utama inovasi pengembangan wakaf uang dan wakaf produktif di Banten.
Lebih lanjut, Pemprov Banten terus berkomitmen untuk mendukung penguatan literasi wakaf di tengah masyarakat, mengoptimalkan tata kelola nazhir yang profesional, serta mendorong digitalisasi sistem perwakafan agar lebih transparan dan akuntabel.
Melalui perhelatan GLOW 2026 ini, diharapkan tercipta kolaborasi dan sinergi global dalam melahirkan gagasan serta solusi konkret bagi pengembangan instrumen wakaf di era digital, guna memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat luas (rils).