Serang|Eranews.id – Gubernur Banten Andra Soni membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) di Gedung Convention Universitas Bina Bangsa, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin, 14 September 2026.
Andra didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.
Kehadiran Gubernur dan Ketua TP PKK Banten disambut jajaran pimpinan universitas, dosen, panitia, serta ribuan mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademiknya di UNIBA.
Pendidikan sebagai Jalan Mengubah Kehidupan
Dalam sambutannya, Andra membagikan pengalaman hidup dan perjalanan pendidikannya kepada para mahasiswa baru.
Ia menilai pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk menghadapi kesulitan ekonomi, meningkatkan kualitas kehidupan, serta memperluas kesempatan seseorang dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
Andra mengajak mahasiswa tidak merasa rendah diri karena latar belakang keluarga, kondisi ekonomi, maupun tempat menempuh pendidikan. Kesungguhan belajar, disiplin, dan kemauan untuk terus berkembang dinilai lebih menentukan keberhasilan.
“Saya kuliah di kampus kurang terkenal, tapi saya tetap semangat. Sampai saat ini, saya masih berkuliah mengambil doktoral,” ujar Andra.
Pengalaman tersebut disampaikan untuk memberikan motivasi bahwa proses pendidikan tidak berhenti setelah seseorang memperoleh pekerjaan atau jabatan. Semangat belajar sepanjang hayat tetap diperlukan untuk menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi.
Bagikan Kisah Bersama Tinawati
Pada kesempatan tersebut, Andra juga menceritakan perjalanan pendidikannya bersama Tinawati Andra Soni sejak masih duduk di bangku sekolah.
Kisah tersebut menciptakan suasana akrab di tengah ribuan mahasiswa baru. Andra menggambarkan pendidikan bukan hanya sebagai proses memperoleh pengetahuan, tetapi juga perjalanan yang membentuk hubungan, karakter, kedewasaan, dan arah kehidupan seseorang.
Kehadiran Tinawati mendampingi Andra turut memberikan pesan mengenai pentingnya dukungan keluarga dalam proses pendidikan.
Mahasiswa baru diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan kuliah dengan penuh tanggung jawab serta menghargai pengorbanan orang tua dan keluarga yang telah mendukung pendidikan mereka.
Awal Perjalanan sebagai Mahasiswa
Rektor Universitas Bina Bangsa Bambang Dwi Suseno mengatakan PKKMB menjadi awal perjalanan baru bagi peserta yang sebelumnya berstatus siswa dan kini memasuki kehidupan sebagai mahasiswa.
Pendidikan tinggi membutuhkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola waktu. Mahasiswa juga harus mampu menyesuaikan diri dengan sistem akademik dan membangun hubungan yang sehat di lingkungan kampus.
Mahasiswa baru UNIBA tahun 2026 berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman latar belakang tersebut diharapkan memperluas ruang pertukaran pengalaman, budaya, dan pengetahuan di antara mahasiswa.
Andra turut mengapresiasi kontribusi Universitas Bina Bangsa dalam membuka akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Banten.
PKKMB Harus Aman dan Humanis
PKKMB tidak hanya menjadi kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan sistem pembelajaran, kehidupan akademik, organisasi kemahasiswaan, fasilitas kampus, serta hak dan kewajiban mahasiswa.
Mahasiswa baru juga dibekali materi mengenai wawasan kebangsaan, etika akademik, literasi digital, kesehatan mental, pencegahan kekerasan, antiplagiarisme, antinarkoba, antikorupsi, serta penggunaan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab.
Pelaksanaan PKKMB UNIBA mengedepankan prinsip keterbukaan, kesetaraan, inklusivitas, keamanan, serta kegiatan yang mendidik dan bebas dari perploncoan maupun kekerasan. UNIBA Daily
Prinsip tersebut diperlukan agar mahasiswa baru merasa aman dan nyaman ketika mengenal lingkungan akademiknya.
Mahasiswa Didorong Berkontribusi bagi Banten
Mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.
Keaktifan dalam organisasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kewirausahaan, serta kegiatan sosial dapat menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi mahasiswa.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan perguruan tinggi juga diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan daerah, mulai pendidikan, kemiskinan, pengangguran, kesehatan, lingkungan, digitalisasi, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Melalui PKKMB 2026, mahasiswa baru Universitas Bina Bangsa diharapkan mampu beradaptasi dengan kehidupan kampus, menyelesaikan pendidikan dengan baik, serta tumbuh menjadi generasi berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi bagi Banten maupun Indonesia (rils).