Andra Soni Gandeng Cambridge Tingkatkan Mutu Pendidikan Banten

waktu baca 2 menit
Rabu, 13 Mei 2026 06:31 0 75 Redaksi

Serang|Eranews.id – Gubernur Banten, Andra Soni, menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Banten. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak di Banten.

Hal itu disampaikan Andra saat menerima audiensi perwakilan Cambridge di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (12/5/2026).

Menurut Andra Soni, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus melakukan berbagai terobosan agar akses pendidikan tingkat SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) semakin terjangkau masyarakat. Selain melalui Program Sekolah Gratis, Pemprov Banten juga melakukan pembangunan unit sekolah baru dan ruang kelas baru untuk pemerataan akses pendidikan.

“Pada tahun 2025 dan sebelumnya, Pemprov Banten memberikan akses seluas-luasnya kepada anak-anak Banten untuk mendapatkan pendidikan di SMA dan SMK yang layak. Berupa pembangunan unit sekolah baru, ruang kelas baru, dan sejak tahun 2025 penerapan Program Sekolah Gratis yang telah berjalan satu tahun. Insya Allah akan kita luaskan sampai tingkat Madrasah Aliyah,” kata Andra Soni.

Ia menegaskan bahwa setelah memperluas akses pendidikan, langkah berikutnya adalah meningkatkan kualitas pembelajaran agar lulusan sekolah di Banten mampu bersaing secara global.

“Jadi setelah akses, tentunya kita juga harus meningkatkan kualitasnya. Salah satu upaya kita adalah membangun kerja sama dengan profesional pendidikan. Kita mulai dari CMBBS (Cahaya Madani Banten Boarding School),” ujarnya.

Andra menjelaskan, Pemprov Banten juga telah menerbitkan regulasi terkait pengelolaan sekolah unggulan di Provinsi Banten. Namun demikian, konsep sekolah unggulan tersebut harus tetap mengedepankan asas keterjangkauan dan pemerataan, sehingga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, sekolah unggulan tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi harus hadir di seluruh kabupaten dan kota di Banten agar pemerataan mutu pendidikan dapat terwujud.

“Ke depan kita ingin ada sekolah-sekolah unggulan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Kami sedang menuju ke arah sana,” ujarnya.

Kerja sama dengan Cambridge diharapkan dapat menjadi salah satu pintu masuk dalam penguatan sistem pendidikan unggulan, termasuk penerapan kurikulum berstandar internasional, peningkatan kompetensi tenaga pengajar, hingga pengembangan kualitas peserta didik di sekolah-sekolah binaan Pemprov Banten.

Langkah tersebut juga dinilai sejalan dengan visi Pemprov Banten dalam menciptakan sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas, merata, dan inklusif (rils).

LAINNYA