Banten Masuk 8 Besar Produksi Beras Nasional, Ketahanan Pangan Sangat Tangguh

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Mei 2026 13:41 0 96 Redaksi

Serang|Eranews.id – Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa Provinsi Banten kini berhasil menempati posisi delapan besar nasional dalam produksi beras. Selain itu, Banten juga masuk dalam kategori “sangat tahan” dalam indeks ketahanan pangan selama enam tahun berturut-turut.

Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri kegiatan Tanam Perdana Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (5/5/2026).

“Alhamdulillah, pada tahun 2025 produksi padi di Provinsi Banten dengan luas panen mencapai 345.421 hektar, mampu menghasilkan 1,8 juta ton padi,” ujar Andra Soni.

Ia menegaskan, capaian tersebut menempatkan Banten sebagai salah satu daerah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Pencapaian ini menjadikan Provinsi Banten masuk peringkat delapan besar nasional produksi padi. Hal ini juga sejalan dengan indeks ketahanan pangan kita yang selama enam tahun berturut-turut berada dalam kategori sangat tahan,” tambahnya.

Menurut Andra, program modernisasi pertanian melalui penerapan teknologi seperti PM-AAS menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Ia juga mengungkapkan bahwa sektor pertanian memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten tahun 2025, sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan mencatat pertumbuhan tertinggi dibanding sektor lainnya.

“Pertumbuhan sektor ini mencapai 9,60 persen, tertinggi dibandingkan sektor lain di Provinsi Banten,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Banten berharap penguatan teknologi pertanian modern dapat terus mendorong peningkatan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

LAINNYA