Antisipasi Musim Hujan, Bupati Maesyal Rasyid Sisir Titik Rawan Banjir di Pasar Kemis

waktu baca 3 menit
Senin, 19 Okt 2026 20:52 0 8 Redaksi

Tangerang|Eranews.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, turun langsung meninjau sejumlah lokasi rawan banjir di wilayah Kecamatan Pasar Kemis pada Senin (19/10/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan langkah mitigasi serta penanganan infrastruktur pengendali banjir berjalan optimal jelang memasuki musim hujan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Maesyal didampingi oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Iwan Firmansyah, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (DPPP) Bambang Sapto, Camat Pasar Kemis, serta jajaran pemangku kepentingan terkait.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari. Di lokasi ini, Bupati berdialog langsung dengan warga RW 09, RW 12, dan RW 14 guna mendengarkan kendala saluran drainase yang kerap memicu genangan.

“Sudah sekitar 15 tahun warga menyampaikan mengalami banjir dan belum ada penanganan maksimal. Makanya kita cek langsung. Ada yang bisa kita lakukan melalui perubahan anggaran, dan penanganan maksimalnya kita siapkan di anggaran 2027,” ujar Bupati Maesyal.

Adopsi Skema Normalisasi Perumahan Taman Elok

Bupati menjelaskan, skema penanganan banjir di Perumahan Taman Walet akan mengacu pada keberhasilan proses normalisasi yang telah diterapkan di Perumahan Taman Elok. Saluran air akan dibersihkan, ditertibkan dari hambatan, dan dikeruk secara menyeluruh melalui kesepakatan bersama warga.

“Di Taman Elok sudah kita bongkar hambatan di salurannya, kita keruk dan normalisasi. Alhamdulillah sekarang sudah tidak banjir lagi. Kita ingin penanganan seperti itu juga dilakukan di sini. Kami minta warga juga komitmen untuk bantu kesepakatannya,” tegas Maesyal.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke saluran air dan tanggul di kawasan Perumahan Teluk Jakarta serta Perumahan Kutabumi 2, Kelurahan Kutabumi. Titik ini menjadi perhatian serius setelah tanggul di kawasan tersebut sempat mengalami kerusakan hingga merendam pemukiman warga.

“Ini bagian dari antisipasi musim hujan nanti. Salurannya kita normalisasi, kita lebarkan, kemudian dipasang sheet pile dan turap. Mudah-mudahan aliran air semakin lancar dan tidak banjir lagi,” ungkapnya.

Pelebaran Saluran Hingga Sinergi Terpadu

Di kawasan Teluk Jakarta, Kelurahan Kutabumi, DBMSDA Kabupaten Tangerang telah melakukan penanganan fisik berupa pelebaran saluran air dari yang semula sekitar 2,5 meter menjadi 10 meter. Selain itu, dilanjutkan pembangunan turap dan penyiapan pemasangan sheet pile untuk memperkuat dinding penahan air.

Bupati Maesyal menambahkan bahwa langkah mitigasi banjir tidak hanya dipusatkan di Kecamatan Pasar Kemis. Penanganan serupa secara bertahap juga dilakukan di sejumlah titik rawan banjir lainnya di Kabupaten Tangerang, seperti kawasan Binong, Kali Sabi, dan Sukadiri berdasarkan skala prioritas.

Guna penanganan secara menyeluruh dan berkesinambungan, Pemkab Tangerang terus memperkuat koordinasi terpadu bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Kementerian Pekerjaan Umum, serta Pemerintah Provinsi Banten untuk menata aliran sungai-sungai besar seperti Sungai Cimanceri dan Sungai Cidurian (red).

LAINNYA