Gubernur Banten Andra Soni menerima 1.552 peserta Seba Baduy di Serang. Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan nilai adat Kanekes.
📷: @farras_jl99 Serang|Eranews.id – Andra Soni menerima serah terima peserta tradisi Seba Baduy dari Pemerintah Kabupaten Lebak dalam prosesi muka panto di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (25/4/2026).
Sebanyak 1.552 warga dari Desa Adat Kanekes, yang terdiri dari komunitas Baduy Dalam dan Baduy Luar, turut ambil bagian dalam prosesi tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi tahunan Seba Baduy yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal.
Dalam sambutannya, Andra Soni mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai adat Kanekes sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Nilai-nilai yang dijunjung masyarakat adat Baduy harus menjadi inspirasi, terutama dalam menjaga keseimbangan alam dan ketaatan terhadap aturan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai pesan yang disampaikan masyarakat adat Baduy, terutama terkait pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan hidup.
Tradisi Seba Baduy sendiri merupakan bentuk silaturahmi masyarakat adat Baduy kepada pemerintah, sekaligus penyampaian amanat leluhur yang berkaitan dengan keseimbangan alam, kehidupan sosial, dan hubungan manusia dengan lingkungan.
Prosesi ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat adat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya dan lingkungan di Provinsi Banten (rils).