Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Mulai Agustus 2026

waktu baca 2 menit
Minggu, 28 Jun 2026 05:54 0 92 Redaksi

Jakarta|Eranews.id – PT Pertamina (Persero) membuka peluang melakukan penyesuaian atau penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi secara bertahap seiring tren melemahnya harga minyak mentah dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, mengatakan pihaknya telah memberikan masukan kepada jajaran direksi agar segera memproyeksikan penyesuaian harga BBM apabila kondisi pasar global terus menunjukkan penurunan harga minyak.

Menurutnya, masyarakat berpeluang mulai merasakan penyesuaian harga BBM pada awal bulan depan apabila tren tersebut tetap berlanjut.

“Untuk itu, kami telah memberikan masukan kepada Direksi dan terus mendorong. Kami proyeksikan di awal bulan depan ini diharapkan sudah mulai ada penyesuaian atau penurunan harga secara bertahap,” ujar Iriawan.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Pertamina mengedepankan kepentingan masyarakat melalui evaluasi struktur biaya serta peningkatan efisiensi operasional perusahaan.

Meski demikian, Iriawan menegaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi tidak dapat dilakukan secara langsung mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia setiap hari.

Pertamina menggunakan mekanisme formula perhitungan berdasarkan rata-rata harga minyak dalam satu bulan sebelumnya. Sistem tersebut diterapkan untuk menjaga stabilitas harga BBM di dalam negeri sekaligus menghindari perubahan harga yang terlalu sering.

“Harga minyak dunia tiba-tiba melonjak, Pertamina tidak langsung menaikkan harga hari itu juga. Formula rata-rata ini menjadi instrumen pengaman, baik saat harga naik maupun turun,” jelasnya.

Dengan mekanisme tersebut, dampak penurunan harga minyak dunia yang terjadi saat ini diperkirakan baru akan tercermin pada evaluasi harga berikutnya. Jika kondisi pasar tetap kondusif, penurunan harga BBM nonsubsidi berpotensi mulai berlaku pada 1 Agustus 2026.

Selain membahas penyesuaian harga BBM, Pertamina juga memastikan ketahanan pasokan energi nasional tetap terjaga meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih menjadi perhatian.

Perusahaan menyatakan distribusi energi berjalan normal, termasuk aktivitas pelayaran kapal pengangkut minyak. Salah satu kapal milik Pertamina International Shipping, Gamsunoro, dilaporkan telah berhasil melintasi Selat Hormuz dan kini berada di titik aman.

Pertamina menegaskan akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia serta dinamika geopolitik global untuk memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman sekaligus memberikan harga BBM yang kompetitif bagi masyarakat (red).

LAINNYA