Pemprov Banten melalui Dispora menggelar pelatihan kepemimpinan dan pembentukan karakter bagi 50 pemuda se-Banten di Pandeglang untuk memperkuat disiplin, mental, dan jiwa kepemimpinan.
📷: @saepulrizaal_ Pandeglang|Eranews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar pelatihan kepemimpinan dan pembentukan karakter bagi 50 pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan serta perwakilan kabupaten dan kota se-Banten di Kawasan Life Skill Kepemudaan Pemprov Banten, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 12–13 Mei 2026 tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda melalui pendekatan disiplin, ketahanan mental, serta penguatan karakter. Para peserta mengikuti pola pelatihan semi militer yang meliputi latihan luar ruangan, pembinaan kedisiplinan, hingga tinggal bersama di barak berukuran 12×6 meter yang dipisahkan antara peserta putra dan putri.
Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengatakan bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa, khususnya dalam menghadapi bonus demografi yang akan mencapai puncaknya dalam beberapa tahun mendatang.
“Adik-adik sebagai para pemuda harus bisa menentukan pilihan. Apakah ingin berperan positif atau menyumbangkan peran negatif dalam pembangunan. Pelatihan ini adalah untuk mengarahkan pilihan tersebut,” kata Deden.
Menurut Deden, organisasi kepemudaan menjadi wadah penting untuk membentuk karakter, menambah pengalaman, dan melatih kepemimpinan generasi muda. Melalui organisasi, para pemuda dapat belajar menghadapi berbagai persoalan sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat.
“Pemuda harus menjadi agen perubahan yang mampu membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitar. Kepemimpinan tidak hanya soal jabatan, tetapi juga soal tanggung jawab, integritas, dan kemampuan berkolaborasi,” ujarnya.
Ia berharap para peserta mampu menyerap materi dan pengalaman selama pelatihan untuk kemudian diterapkan di daerah masing-masing. Dengan demikian, lahir generasi muda Banten yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mental tangguh dan karakter kuat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Banten menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Banten untuk mencetak pemuda berdaya saing, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global.
Selain pelatihan fisik dan kedisiplinan, peserta juga mendapatkan pembekalan materi terkait kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kerja sama tim, komunikasi efektif, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan dan semangat gotong royong.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Sejumlah peserta mengaku pengalaman tinggal di barak dan mengikuti pola pelatihan disiplin menjadi pengalaman baru yang membentuk mental serta rasa tanggung jawab.
Pemprov Banten berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia unggul di Provinsi Banten (rils).