Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di kompleks parlemen, Senayan. (YouTube Setpres)
Jakarta|Eranews.id – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 21 bulan masa pemerintahannya.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo mengatakan, dirinya kembali hadir di hadapan anggota parlemen untuk menyampaikan sejumlah program yang telah dilaksanakan, hasil yang mulai terlihat, serta pekerjaan pemerintah yang masih harus diselesaikan.
“Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu saya ucapkan, saya kembali ke hadapan majelis ini untuk menyampaikan apa yang telah kita kerjakan, apa yang mulai kita lihat hasil-hasilnya, dan apa yang masih harus kita selesaikan,” ujar Prabowo.
Akui Belum Semua Janji Terpenuhi
Dalam pidatonya, Prabowo mengakui belum seluruh persoalan bangsa dapat diselesaikan. Ia juga menyatakan masih terdapat sejumlah janji pemerintah yang belum terpenuhi.
Meski demikian, Prabowo menilai pemerintah telah membuktikan bahwa berbagai persoalan kompleks yang berlangsung selama bertahun-tahun mulai dapat ditangani.
Menurutnya, penyelesaian persoalan negara membutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan, kerja keras, ketulusan, keberpihakan kepada rakyat, serta gotong royong seluruh elemen bangsa.
“Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai atau seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum,” katanya.
Prabowo menambahkan, sejumlah persoalan yang selama puluhan tahun dianggap terlalu rumit telah mulai diselesaikan dalam waktu kurang dari dua tahun pemerintahannya.
Satu Kebijakan Setiap Lima Hari
Prabowo menyebut 121 kebijakan transformatif tersebut diputuskan dan dijalankan dalam kurun 663 hari pemerintahan.
Berdasarkan perhitungan tersebut, pemerintah rata-rata mengambil satu kebijakan transformatif dalam rentang sekitar lima hari.
“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” ujar Prabowo.
Ia menyatakan, sebagian kebijakan itu diarahkan untuk menangani persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan belum mendapatkan penyelesaian secara menyeluruh.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah masih memiliki berbagai pekerjaan yang harus dituntaskan. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi langkah awal untuk melanjutkan transformasi dan menyelesaikan permasalahan negara dengan orientasi utama kepada kepentingan rakyat (red).