Prabowo Sebut PDIP “Sebetulnya Hatinya Sama” dengan Pemerintah

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Jul 2026 09:49 0 67 Redaksi

Jakarta|Eranews.id – Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai dinamika koalisi politik di era pemerintahannya, termasuk hubungan dengan PDI Perjuangan (PDIP). Prabowo menyebut persaingan politik merupakan hal yang wajar dan tidak menutup kemungkinan bagi pihak-pihak yang saat ini berbeda posisi untuk kembali bersatu.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam acara Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam.

Menurut Prabowo, perbedaan dan persaingan dalam politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Ia menilai, perbedaan pilihan politik tidak selalu berarti adanya perbedaan tujuan dalam membangun bangsa.

“Jadi saudara-saudara, bersaing itu baik. Bertanding itu baik. Kadang-kadang kita berpisah, nggak masalah. Nanti juga bergabung lagi,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo secara khusus menyinggung PDIP. Ia mengatakan bahwa secara prinsip, partai berlambang banteng moncong putih tersebut memiliki semangat yang sama dengan pemerintahannya dalam membangun Indonesia.

“PDIP juga sebetulnya hatinya sama dengan kita, benar, coba cek, digali hatinya. Sebetulnya sama,” ujarnya.

Prabowo kemudian mengaitkan kesamaan tersebut dengan semangat para pendiri bangsa dalam merumuskan konstitusi Indonesia. Ia menyebut Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai salah satu fondasi bersama yang menjadi pijakan seluruh elemen bangsa, termasuk dirinya dan PDIP.

“Ini UUD 1945 yang bikin Bung Karno, Bung Hatta, pendiri-pendiri bangsa kita. Hati mereka sama,” kata Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan pernyataan bernada gurauan mengenai posisi PDIP. Ia berkelakar bahwa PDIP sejauh ini belum membuat rekomendasi melalui forum Ijtima Ulama seperti yang dilakukan PKB.

“Hanya, belum bikin rekomendasi seperti Ijtima Ulama, belum,” ucapnya.

Pernyataan Prabowo tersebut disampaikan di tengah kehadiran sejumlah tokoh penting dalam acara Harlah ke-28 PKB. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah pimpinan partai politik juga terlihat hadir, di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, serta Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Selain itu, hadir pula sejumlah elite partai politik, seperti Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni, Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio, Bendahara Umum Partai Golkar Sari Yuliati, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron, dan Wakil Ketua Umum PSI Isyana Bagoes Oka.

Pernyataan Prabowo mengenai PDIP menjadi salah satu sorotan dalam acara tersebut. Pernyataan itu sekaligus menunjukkan bahwa dinamika politik nasional masih sangat terbuka, dengan kemungkinan terjadinya perubahan konfigurasi hubungan antarpartai seiring perkembangan pemerintahan dan agenda politik ke depan (red).

LAINNYA