Prof. Mohammad Nur Rianto Al Arif Terpilih sebagai Ketua Dewan Pengawas RJI 2026–2030

waktu baca 3 menit
Sabtu, 18 Jul 2026 07:29 0 77 Redaksi

Jakarta|Eranews.id – Prof. Dr. Mohammad Nur Rianto Al Arif, S.E., M.Si. resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengawas Pengurus Pusat Perkumpulan Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Periode 2026–2030 dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) IV RJI Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, 17–18 Juli 2026.

Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat yang melibatkan sembilan calon Ketua Dewan Pengawas. Proses tersebut berlangsung dalam suasana demokratis, penuh semangat kebersamaan, serta mengedepankan nilai-nilai kolektif yang menjadi budaya organisasi RJI.

Pemilihan Ketua Dewan Pengawas merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian Hari Lahir (Harlah) Ke-10 RJI, Simposium Nasional, dan Munas IV Perkumpulan Relawan Jurnal Indonesia, yang diselenggarakan secara hibrida di Ruang Pinus Lantai 5, Grand Whiz Poins Simatupang, Jakarta, serta diikuti peserta dari berbagai daerah melalui Zoom Meeting.

Sebanyak sembilan akademisi dan tokoh pengelola jurnal mengikuti proses musyawarah tersebut, yaitu:

  • Prof. Dr. Mohammad Nur Rianto Al Arif, S.E., M.Si.
  • Dr. Busro, M.Ag.
  • Dr. Dedi Rahman Nur, S.Pd., M.Pd.
  • Dr. Arif Zainudin, M.IP.
  • Dr. Ir. Ramlan Mahmud, S.Pd., M.Pd.
  • Mochammad Tanzil Multazam, S.H., M.Kn.
  • Dr. Syarief Fajaruddin, M.Pd.
  • Prof. Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H.
  • Prof. Dr. Ir. Fransina S. Latumahina, S.Hut., M.P., IPU., ASEAN Eng.

Melalui musyawarah tersebut, seluruh calon sepakat memberikan amanah kepada Prof. Dr. Mohammad Nur Rianto Al Arif, S.E., M.Si. untuk memimpin Dewan Pengawas RJI Pusat selama empat tahun ke depan.

Terpilihnya Prof. Mohammad Nur Rianto Al Arif mencerminkan kepercayaan besar dari para anggota terhadap kapasitas akademik, pengalaman organisasi, serta komitmennya dalam memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Sebagai unsur pengawasan organisasi, Dewan Pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh kebijakan dan program kerja RJI berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), visi organisasi, serta prinsip-prinsip tata kelola yang baik (good governance).

Selain menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Pengawas juga diharapkan mampu memberikan masukan strategis kepada Pengurus Pusat dalam penyusunan kebijakan organisasi, evaluasi program, serta pengembangan berbagai inovasi yang mendukung peningkatan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah di Indonesia.

Terpilihnya Prof. Mohammad Nur Rianto Al Arif menjadi bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan kelembagaan RJI yang kini telah memasuki usia satu dekade. Dalam perjalanannya selama sepuluh tahun, RJI telah berkembang menjadi organisasi yang aktif mendampingi ribuan pengelola jurnal ilmiah melalui berbagai program pelatihan, pendampingan akreditasi, peningkatan kapasitas editor dan reviewer, hingga penguatan tata kelola publikasi ilmiah berbasis standar nasional maupun internasional.

Momentum Harlah Ke-10, Simposium Nasional, dan Munas IV RJI juga menjadi ajang konsolidasi nasional bagi para akademisi, pengelola jurnal, editor, reviewer, peneliti, dan relawan dari seluruh Indonesia. Forum tersebut menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat ekosistem publikasi ilmiah nasional di tengah tantangan transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta meningkatnya tuntutan internasionalisasi jurnal ilmiah.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, termasuk unsur Dewan Pengawas, RJI diharapkan semakin mampu memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, asosiasi profesi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pengelolaan jurnal ilmiah Indonesia yang berkualitas, berintegritas, dan berdaya saing global (red).

LAINNYA