Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah menghadiri pembukaan FASI XIII Tingkat Provinsi Banten di halaman Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Rabu (30/9/2026).
adpim.dokpim.banten Serang|Eranews.id – Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah menghadiri pembukaan Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Banten di halaman Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Rabu (30/9/2026).
Kehadiran Wagub Dimyati menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap pembinaan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, percaya diri, dan memiliki semangat berprestasi.
Festival tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan dalam bidang keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarsantri, pendidik, orang tua, serta pengelola lembaga pendidikan Al-Qur’an di Provinsi Banten.
FASI merupakan salah satu agenda pembinaan yang dikembangkan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).
Secara nasional, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan, pengembangan bakat, dan silaturahmi bagi santri taman kanak-kanak dan taman pendidikan Al-Qur’an melalui berbagai perlombaan keagamaan serta kreativitas Islami.
Penyelenggaraan FASI diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara. Nilai yang lebih penting adalah tumbuhnya keberanian, kedisiplinan, sportivitas, dan kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam.
Festival juga memberikan pengalaman kepada peserta untuk belajar menghargai kemampuan orang lain serta menerima hasil perlombaan dengan sikap yang baik.
Pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, masyarakat, pemerintah, dan organisasi keagamaan.
Orang tua mempunyai peran penting dalam membiasakan anak membaca Al-Qur’an, melaksanakan ibadah, menghormati sesama, serta menerapkan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, para ustaz, ustazah, dan pengelola taman pendidikan Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan agama di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Banten sebelumnya juga mendorong BKPRMI memperkuat pembinaan remaja masjid, pendidikan Al-Qur’an, pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, dan penguatan tradisi pengajian.
Pelaksanaan FASI XIII di Masjid Raya Al-Bantani memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembinaan karakter, dan aktivitas sosial masyarakat.
Masjid Raya Al-Bantani yang berada di kawasan KP3B juga kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan keagamaan tingkat Provinsi Banten, termasuk Musabaqah Tilawatil Qur’an.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan semakin dekat dengan masjid dan menjadikannya sebagai tempat belajar, berinteraksi, serta mengembangkan potensi diri.
Sinergi antara pemerintah, BKPRMI, lembaga pendidikan Al-Qur’an, dan keluarga perlu terus diperkuat agar pembinaan anak tidak berhenti setelah festival berakhir.
FASI XIII Provinsi Banten diharapkan melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam perlombaan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai agama, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya (rils).