Tinawati Andra Soni Tinjau Posyandu Semangka Tangerang

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Jul 2026 19:08 0 72 Redaksi

Tangerang|Eranews.id – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, meninjau pelaksanaan Lomba Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat Provinsi Banten di Posyandu Semangka, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (27/7/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan kelembagaan, administrasi, fasilitas, dan pelaksanaan berbagai layanan dasar bagi masyarakat. Posyandu Semangka dipercaya mewakili Kota Tangerang dalam verifikasi dan penilaian Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Banten 2026.

Tinawati mengapresiasi semangat para kader Posyandu dan dukungan jajaran Pemerintah Kota Tangerang dalam menghadirkan pelayanan dasar secara terpadu.

“Alhamdulillah, kami melihat semangat dan komitmen yang luar biasa dari para kader Posyandu serta jajaran Pemerintah Kota Tangerang dalam menghadirkan pelayanan dasar yang menyeluruh,” kata Tinawati.

Menurutnya, transformasi Posyandu telah memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat. Posyandu kini tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi hadir dengan pelayanan berbasis siklus kehidupan.

Transformasi tersebut mencakup enam bidang SPM, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

“Transformasi Posyandu kini hadir berbasis siklus kehidupan. Posyandu tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup pendidikan, sosial, ketenteraman, hingga infrastruktur dasar di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lomba Menjadi Ruang Berbagi Praktik Baik

Tinawati menegaskan, Lomba Posyandu Enam Bidang SPM tidak semata-mata diselenggarakan untuk menentukan pemenang. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi, pembelajaran, dan pertukaran praktik pelayanan terbaik antardaerah.

“Lomba ini bukan sekadar ajang mencari yang terbaik, melainkan sarana berbagi praktik baik untuk memastikan kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat secara dekat, merata, dan berkualitas,” tegasnya.

Dalam penilaian tersebut, Posyandu Semangka menampilkan 17 inovasi unggulan. Sebanyak 12 inovasi di antaranya berfokus pada pelayanan kesehatan masyarakat.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Aplikasi Bestari. Platform tersebut membantu digitalisasi pekerjaan kader, mulai dari rekapitulasi data hingga integrasi laporan pada enam bidang SPM. Posyandu Semangka juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, mitigasi tuberkulosis, dan pengelolaan bank sampah. Pemerintah Kota Tangerang

Kolaborasi Menjadi Kunci

Tinawati mengajak pemerintah daerah, perangkat daerah, kader, dan seluruh mitra kerja untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu.

“Terima kasih atas dedikasi seluruh kader dan mitra kerja. Mari terus memperkuat kolaborasi demi mewujudkan keluarga Banten yang sehat dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Masturoh Sachrudin mengapresiasi partisipasi masyarakat Alam Jaya dan keterlibatan perangkat daerah yang mendampingi pelaksanaan penilaian. Kolaborasi tersebut dinilai penting karena penerapan enam bidang SPM bukan hanya menjadi tanggung jawab kader Posyandu atau PKK.

Posyandu Semangka sebelumnya telah dipersiapkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Persiapan meliputi penguatan kelembagaan, kelengkapan administrasi, sarana dan prasarana, serta bukti pelaksanaan pelayanan pada enam bidang SPM.

Melalui penerapan enam bidang SPM, Posyandu diharapkan berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mudah dijangkau, responsif, dan terintegrasi. Keberadaan Posyandu juga diharapkan mampu memastikan pelayanan pemerintah hadir hingga tingkat kelurahan, lingkungan rukun warga, dan keluarga (rils).

LAINNYA