UMT Cetak Sejarah, Resmi Buka Pendidikan Kedokteran Swasta Pertama di Banten

waktu baca 3 menit
Selasa, 6 Okt 2026 15:23 0 41 Redaksi

Tangerang|Eranews.id — Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) resmi membuka babak baru dalam pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Banten. UMT secara resmi memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi dari Pemerintah Pusat.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1140/B/O/2026. Penyerahan SK operasional berlangsung di Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, pada Selasa (06/10/2026).

Izin ini menjadikan UMT sebagai perguruan tinggi swasta pertama di Banten yang menyelenggarakan pendidikan kedokteran, melengkapi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang telah lebih dahulu hadir dari unsur perguruan tinggi negeri.

Proses Seleksi Ketat dan Pembatasan Kuota Perdana

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menyampaikan bahwa pembukaan program studi kedokteran membutuhkan proses verifikasi yang sangat panjang dan ketat. Dari sekitar 500 perguruan tinggi di Indonesia yang mengajukan usulan, hanya sekitar 150 kampus yang berhasil mengantongi izin operasional.

“Pendirian kedokteran ini tidak mudah dan tidak murah. Karena kedokteran ini terkait dengan nyawa,” tegas Lukman.

Pada tahap awal, UMT dibatasi menerima maksimal 50 mahasiswa baru. Pembatasan kuota ini bertujuan untuk menjaga standar mutu dan kualitas pendidikan. UMT sendiri telah menyiapkan 26 dosen pengajar untuk mendampingi angkatan pertama tersebut. Kuota penerimaan dapat bertambah hingga 250 mahasiswa setelah program studi meraih akreditasi unggul.

“Kenapa dibatasi 50? Untuk menjaga kualitas,” ujar Lukman.

Fasilitas Anatomi Digital dan Jejaring Rumah Sakit

Rektor UMT, Assoc. Prof. Dr. Warsito, M.Si., menyatakan kesiapan penuh sarana dan prasarana kampus. UMT telah menyiapkan 12 laboratorium standar, termasuk laboratorium anatomi di area basement yang dilengkapi dengan dua cadaver serta teknologi anatomi digital tiga dimensi (3D).

“Di situ termasuk ada cadaver, terus termasuk ada anatomi yang sifatnya digital, yang tiga dimensi,” jelas Warsito.

Untuk menunjang pendidikan klinis mahasiswa profesi, UMT menjalin kemitraan dengan sejumlah rumah sakit pendidikan, antara lain RS Sitanala, RSUD Kabupaten Tangerang, RSUD Kota Tangerang, serta RSIA PKU Muhammadiyah Cipondoh.

Melahirkan Dokter Kompeten dan Berkarakter Islami

Warsito menambahkan, perkuliahan perdana ditargetkan mulai berjalan pada akhir Oktober 2026. Selain menggembleng kompetensi medis mumpuni, UMT berkomitmen membentuk lulusan dokter yang memiliki integritas, karakter keislaman yang kuat, serta kepedulian sosial yang tinggi.

Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan UMT sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) ke-24 di Indonesia yang berhasil mendirikan Fakultas Kedokteran.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMT, Dr. H. Saiman Sholeh, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin operasional ini. Menurutnya, keberadaan program studi kedokteran merupakan bentuk ikhtiar nyata Muhammadiyah dalam membantu pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat (rils).

LAINNYA