Gubernur Banten Andra Soni Optimistis Investor Baja Hebei Perkuat Industri Nasional dan Ekonomi Cilegon

waktu baca 2 menit
Selasa, 26 Mei 2026 14:05 0 77 Redaksi

Jakarta|Eranews.id– Gubernur Banten Andra Soni optimistis masuknya investor baja raksasa asal Provinsi Hebei, Republik Tiongkok, akan memperkuat industrialisasi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, khususnya Kota Cilegon sebagai pusat industri baja nasional.

Optimisme tersebut disampaikan Andra Soni usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Presiden Direktur PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Muhammad Akbar Djohan dengan Wakil Gubernur Eksekutif Provinsi Hebei Zhao Chenxin di Gedung Krakatau Steel, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).

Menurut Andra Soni, kerja sama strategis tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Banten sebagai salah satu motor penggerak industri nasional. Kehadiran investor dari Hebei—yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri baja terbesar di Tiongkok—dinilai dapat mempercepat transfer teknologi, peningkatan kapasitas produksi, serta membuka peluang investasi lanjutan di sektor manufaktur berbasis logam.

“Banten menyambut baik kolaborasi strategis ini. Kami optimistis kerja sama dengan investor dari Hebei akan memperkuat daya saing industri baja nasional, meningkatkan investasi, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kota Cilegon,” ujar Andra Soni.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, penguatan infrastruktur pendukung industri, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kota Cilegon sendiri selama ini dikenal sebagai pusat industri berat dan baja nasional. Dengan adanya potensi investasi baru dari Hebei, diharapkan kawasan industri di Cilegon dapat semakin berkembang dan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat, mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan baru, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, hingga tumbuhnya sektor usaha pendukung lainnya.

Presiden Direktur PT Krakatau Steel Muhammad Akbar Djohan menyampaikan bahwa nota kesepahaman ini menjadi langkah awal untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang industri baja dan pengembangan teknologi industri yang lebih modern dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Eksekutif Provinsi Hebei Zhao Chenxin menilai Indonesia, khususnya Banten, memiliki potensi besar untuk pengembangan industri baja karena didukung lokasi strategis, kebutuhan pasar domestik yang tinggi, serta komitmen pemerintah terhadap investasi.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Tiongkok, tetapi juga menjadi katalis bagi percepatan industrialisasi nasional menuju daya saing global (rils).

LAINNYA