Pemprov Banten meraih penghargaan Creative Financing dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali. Gubernur Andra Soni menerima penghargaan dan insentif fiskal Rp2 miliar untuk mendukung pembangunan serta Program Sekolah Gratis
📷:@hikmatullah04 Yogyakarta|Eranews.id– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemprov Banten menerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dalam malam penganugerahan yang digelar di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026).
Pada ajang yang diselenggarakan Kemendagri tersebut, Provinsi Banten berhasil meraih Terbaik II tingkat provinsi untuk kategori Creative Financing. Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam mengelola pembiayaan pembangunan daerah, mengoptimalkan sumber pendapatan, memperkuat tata kelola keuangan, serta menciptakan skema pembiayaan yang berkelanjutan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Atas capaian tersebut, Pemprov Banten memperoleh insentif fiskal sebesar Rp2 miliar dari Kemendagri sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja dan inovasi daerah dalam pengelolaan keuangan pembangunan.
Usai menerima penghargaan, Gubernur Andra Soni menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pengakuan yang diberikan pemerintah pusat kepada Provinsi Banten. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Pemprov Banten untuk terus berinovasi dalam menggali berbagai sumber pembiayaan pembangunan yang kreatif, efektif, dan tidak semata-mata bergantung pada anggaran konvensional.
“Alhamdulillah, malam ini Provinsi Banten mendapat penghargaan Creative Financing. Kami mengucapkan syukur atas apresiasi ini dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mencari serta mengembangkan potensi daerah dalam rangka pembiayaan pembangunan,” ujar Andra Soni.
Ia menjelaskan bahwa konsep creative financing menjadi salah satu strategi penting dalam mempercepat pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan fiskal. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan potensi aset, memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, serta membuka ruang pendanaan yang lebih luas untuk mendukung program-program prioritas.
Salah satu implementasi nyata dari skema pembiayaan kreatif yang dijalankan Pemprov Banten adalah dukungan terhadap sektor pendidikan melalui Program Sekolah Gratis. Program unggulan tersebut saat ini telah menjangkau 801 sekolah swasta dengan jumlah penerima manfaat sekitar 60.500 siswa SMA, SMK, dan SKh swasta di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Menurut Andra Soni, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Banten. Karena itu, berbagai inovasi pembiayaan daerah diarahkan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas tanpa terbebani biaya sekolah.
“Creative financing yang kami lakukan salah satunya digunakan untuk mendukung Program Sekolah Gratis. Dengan begitu, semakin banyak anak-anak Banten yang dapat melanjutkan pendidikan dan mendapatkan layanan pendidikan yang layak,” katanya.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 sendiri merupakan program Kemendagri yang bertujuan mendorong kompetisi positif antarpemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, dan tata kelola pemerintahan. Pada regional Jawa-Bali, penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori strategis, antara lain pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan dan stunting, penurunan tingkat pengangguran, serta creative financing. Penilaian dilakukan berdasarkan data dan indikator yang terukur sehingga menghasilkan proses evaluasi yang objektif dan transparan.
Ke depan, Pemprov Banten berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi pembiayaan pembangunan, meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, serta memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh perangkat daerah untuk terus menghadirkan terobosan dan pelayanan terbaik demi mewujudkan Banten yang maju, adil merata, dan berdaya saing (rils).