PP INTI Berikan Beasiswa Penuh Kuliah ke Tiongkok untuk Siswi Sulsel yang Gagal Lolos Paskibraka Nasional

waktu baca 2 menit
Minggu, 31 Mei 2026 06:19 0 84 Redaksi

JAKARTA|Eranews.id – Pengurus Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (PP INTI) memberikan beasiswa penuh pendidikan Sarjana (S1) di Tiongkok kepada siswi berinisial CYL, peserta seleksi Paskibraka asal Sulawesi Selatan yang sebelumnya menjadi sorotan publik setelah tidak lolos ke tingkat nasional.

Sekretaris Jenderal PP INTI, Hardy Stefanus, mengatakan pemberian beasiswa tersebut merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan dan dedikasi CYL selama mengikuti proses seleksi Paskibraka.

Menurut Hardy, semangat dan kerja keras yang telah ditunjukkan CYL layak mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Perjuangan mereka patut diapresiasi. Mereka telah berusaha memberikan yang terbaik untuk daerah dan menunjukkan prestasi yang membanggakan,” ujar Hardy dalam keterangannya.

Selain CYL, PP INTI juga memberikan beasiswa serupa kepada seorang siswi lainnya berinisial M yang juga tidak berhasil melaju ke tingkat nasional dalam seleksi Paskibraka.

Hardy menjelaskan bahwa beasiswa tersebut merupakan bagian dari program tahunan PP INTI dalam mendukung generasi muda Indonesia yang memiliki prestasi dan potensi akademik.

Program beasiswa itu mencakup biaya pendidikan secara penuh, termasuk biaya kuliah, tempat tinggal, serta uang saku selama menjalani studi di Tiongkok.

“Ini merupakan bentuk dukungan moral agar mereka tetap semangat meraih cita-cita dan terus mengembangkan potensinya di bidang pendidikan,” katanya.

Sebelumnya, nama CYL menjadi perhatian publik setelah muncul narasi di media sosial yang menyebut dirinya gagal menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional mewakili Sulawesi Selatan.

Dalam informasi yang beredar, CYL disebut telah masuk dalam jajaran 10 besar peserta seleksi sebelum akhirnya tidak terpilih untuk mewakili provinsi tersebut di tingkat nasional.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menjelaskan bahwa keputusan seleksi mempertimbangkan sejumlah aspek kesehatan dan persyaratan teknis yang berlaku dalam proses penilaian.

Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan CYL memiliki kondisi penglihatan yang kurang tajam serta telapak kaki datar (flat foot), yang menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi.

Meski demikian, perhatian dan dukungan dari berbagai pihak terus mengalir kepada CYL. Pemberian beasiswa dari PP INTI menjadi salah satu bentuk dukungan agar prestasi dan semangat belajar yang dimilikinya tetap dapat berkembang melalui jalur pendidikan tinggi.

Langkah tersebut juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa setiap tantangan dapat membuka peluang baru untuk meraih masa depan yang lebih baik (red).

LAINNYA