RJI Pusat Konsolidasi Nasional Bersama Pengda, Matangkan Harlah ke-10 dan Munas 2026

waktu baca 2 menit
Sabtu, 16 Mei 2026 10:36 0 180 Redaksi

Nasional|Eranews.id – Relawan Jurnal Indonesia (RJI) melalui Pengurus Pusat menggelar rapat koordinasi bersama Ketua dan anggota Pengurus Daerah (Pengda) se-Indonesia pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting tersebut menjadi langkah awal konsolidasi nasional dalam menyambut Hari Lahir (Harlah) ke-10 RJI sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) RJI tahun 2026.

Rapat koordinasi ini menghadirkan Ketua RJI Pusat, Dr. Arbain sebagai narasumber utama. Jalannya diskusi dipandu Sekretaris RJI, Dr. Yusuf Saefudin yang turut mengoordinasikan berbagai masukan dari Pengda di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Dr. Arbain menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh Pengda dalam menyukseskan agenda besar organisasi sepanjang tahun 2026. Menurutnya, momentum Harlah ke-10 RJI tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas pengelola jurnal ilmiah, serta memperluas jejaring publikasi akademik di tingkat daerah maupun nasional.

“Peran Pengda sangat penting dalam menghidupkan semangat kolaborasi dan penguatan literasi publikasi ilmiah di daerah masing-masing. Harlah ke-10 ini bukan hanya perayaan, tetapi momentum penguatan organisasi,” ujar Dr. Arbain dalam forum koordinasi tersebut.

Selain membahas konsep pelaksanaan Harlah, rapat juga menjadi wadah awal penyampaian informasi mengenai agenda Munas RJI 2026 yang akan menjadi momentum evaluasi program organisasi sekaligus penyusunan arah strategis RJI ke depan.

Dalam diskusi sementara, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi kesepakatan awal antara Pengurus Pusat dan Pengda. Pertama, Pengurus Pusat akan memberikan dukungan fasilitas kegiatan kepada Pengda sebesar Rp5 juta untuk mendukung pelaksanaan agenda daerah pada Juni 2026.

Kedua, Pengda diperbolehkan menarik iuran peserta kegiatan dengan nominal maksimal Rp100 ribu guna membantu efektivitas penyelenggaraan program. Ketiga, narasumber kegiatan dapat melibatkan unsur internal Pengda RJI, sementara tema besar dan komposisi pengisi acara masih akan dibahas lebih lanjut bersama Pengurus Pusat.

Keempat, target pelaksanaan agenda kegiatan Pengda dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 dengan menyesuaikan kebutuhan serta karakteristik wilayah masing-masing.

Forum koordinasi ini juga menegaskan komitmen RJI dalam memperkuat ekosistem pengelolaan jurnal ilmiah dan budaya publikasi akademik di Indonesia. Pengurus Pusat berharap sinergi yang terbangun bersama Pengda mampu menghadirkan program-program yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pengelolaan jurnal, kompetensi editor, reviewer, hingga penguatan tata kelola publikasi ilmiah berbasis standar nasional maupun internasional.

Dengan memasuki usia ke-10 tahun, RJI diharapkan semakin memperluas kontribusinya sebagai organisasi yang konsisten mendorong penguatan literasi akademik, publikasi ilmiah berkualitas, serta kolaborasi antar-pengelola jurnal di berbagai daerah di Indonesia (red).

LAINNYA