Sambut Arahan Presiden Prabowo, Gubernur Andra Soni Siap Perluas Akses Keuangan dan Dorong UMKM Banten

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Okt 2026 06:18 0 15 Redaksi

Jakarta|Eranews.id — Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan kesiapannya untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Banten. Komitmen ini sejalan dengan arahan langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Dalam forum nasional yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut, Presiden Prabowo menargetkan penyaluran kredit untuk rakyat dapat meningkat signifikan hingga mencapai Rp400 triliun. Peningkatan ini ditargetkan untuk memperkuat ekonomi arus bawah agar dampaknya dapat dirasakan secara nyata oleh petani, nelayan, pedagang kecil, hingga pelaku UMKM di seluruh penjuru Tanah Air.

Merespons instruksi Presiden, Gubernur Andra Soni menilai kebijakan tersebut sangat tepat dan strategis dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

“Semakin mudah akses keuangan yang mereka dapat, maka semakin produktif usaha yang dijalankan,” ujar Gubernur Andra Soni.

Imbangi kemudahan Akses dengan Literasi Keuangan

Meski mendorong perluasan permodalan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Gubernur Andra Soni menekankan bahwa kemudahan akses kredit harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Menurutnya, pemahaman dan edukasi keuangan yang memadai sangat krusial agar masyarakat terhindar dari jerat keuangan yang merugikan serta memperoleh kepastian hukum saat memanfaatkan fasilitas pembiayaan.

“Masyarakat harus benar-benar mendapatkan akses dari lembaga keuangan yang kredibel, bukan dari pinjaman online (pinjol) ilegal,” tegas Andra Soni.

Pemprov Banten melalui TPAKD Provinsi Banten akan terus memperkuat kolaborasi bersama OJK, perbankan daerah, serta lembaga keuangan resmi lainnya guna menghadirkan program inklusi keuangan yang aman, tepat sasaran, dan berkelanjutan (rils).

LAINNYA