Pelaku Pembunuhan di Madiun Buat Tungku 2 Meter Bakar Jenazah Istri dan Anak

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Okt 2026 05:42 0 12 Redaksi

Madiun|Eranews.id — Penyidikan kasus pembunuhan tragis yang menimpa Dini Hardiyanti (30) dan putra balitanya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), di Kota Madiun terus mengungkap fakta baru.

Pelaku, Dwi Bagus Martono, diketahui sengaja membangun tungku pembakaran baru di pekarangan belakang rumah yang dihuninya untuk memusnahkan jenazah kedua korban demi menghilangkan jejak kejahatan.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, membeberkan bahwa tungku setinggi dua meter berbahan bata ringan tersebut dibuat oleh tersangka sesaat setelah aksi pembunuhan berdarah itu terjadi.

“Jadi tungku dibuat setelah insiden pembunuhan,” ungkap AKBP Arbaridi Jumhur kepada awak media, Sabtu (31/10/2026).

Tungku Dibangun Sembunyi-Sembunyi di Ujung Pekarangan

Berdasarkan data rekonstruksi kepolisian, tungku pembakaran tersebut terletak di belakang rumah Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Lokasi konstruksi berada di bagian ujung selatan pekarangan belakang rumah yang dipenuhi tanaman bakal bonsai. Lokasi tungku tersebut dibangun sangat dekat dengan dinding rumah tetangga serta cukup jauh dari bangunan rumah utama milik istri sah tersangka.

Tersangka Dwi Bagus sempat berdalih kepada warga sekitar bahwa pembangunan tungku berbahan bata ringan itu diperuntukkan hanya untuk membakar sampah rumah tangga.

Jejak Pembakaran Masih Tersisa di Rumah Tetangga

Aksi pembakaran jenazah ibu dan anak tersebut meninggalkan jejak hitam bekas asap pekat yang masih menempel jelas di dinding tembok rumah tetangga. Bahkan, sejumlah daun pisang milik warga sekitar yang berjarak sangat dekat dengan tungku tampak mengering akibat paparan suhu panas pembakaran.

Saat ini, penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim terus melengkapi berkas perkara dan alat bukti guna menjerat tersangka dengan sanksi pidana maksimal sesuai dengan perbuatan keji yang dilakukannya (red).

LAINNYA