Andra Soni Hadiri Raker APPSI 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Pajak Daerah

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Jul 2026 06:08 0 96 Redaksi

Lombok Barat|Eranews – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri pembukaan Rapat Kerja Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aruna Senggigi, Jalan Raya Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7/2026).

Pembukaan Raker APPSI berlangsung meriah dan dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, yang secara simbolis memukul gendang beleq, alat musik tradisional khas Lombok, sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan.

Rapat kerja yang diikuti para gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Usai mengikuti pembukaan, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk mendukung berbagai agenda yang dibahas dalam Raker APPSI, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta optimalisasi pengelolaan pajak air permukaan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

“Hari ini kami mengikuti pembukaan Raker APPSI yang dibuka oleh Pak Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Pemerintah Provinsi Banten mendukung penuh Raker APPSI yang fokus membahas pemberdayaan UMKM dan pajak air permukaan,” ujar Andra Soni.

Menurutnya, sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional sekaligus motor penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, berbagai kebijakan yang berpihak kepada pelaku UMKM harus terus diperkuat agar mampu meningkatkan daya saing usaha, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Andra Soni mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM memiliki dampak yang sangat besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha, pengembangan UMKM juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga dapat menekan angka pengangguran di daerah.

“Pemberdayaan UMKM menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun ekonomi daerah yang tangguh. Ketika UMKM tumbuh, maka kesempatan kerja juga semakin terbuka, pendapatan masyarakat meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus didorong,” jelasnya.

Selain isu UMKM, pembahasan mengenai pajak air permukaan juga menjadi perhatian dalam Raker APPSI. Optimalisasi pengelolaan pajak daerah dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah sehingga pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan lebih optimal.

Melalui forum APPSI, Pemerintah Provinsi Banten berharap lahir berbagai rekomendasi kebijakan yang mampu memperkuat kolaborasi antarprovinsi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia.

Keikutsertaan Gubernur Andra Soni dalam Raker APPSI 2026 juga menjadi wujud komitmen Pemprov Banten untuk terus berpartisipasi aktif dalam merumuskan kebijakan nasional yang mendukung pembangunan daerah, peningkatan daya saing ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat (rils).

LAINNYA