Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah membuka Gebrag Ngadu Bedug 2026 di Alun-alun Pandeglang bersama seniman bedug dan masyarakat.
📸 @al.saaptra Pandeglang|Eranews.id – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, secara resmi membuka perhelatan budaya tahunan Gebrag Ngadu Bedug 2026 yang berlangsung di Alun-alun Pandeglang, Jumat (29/5/2026). Festival budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Banten ini kembali mencatat prestasi dengan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia selama dua tahun berturut-turut.
Dalam sambutannya, Dimyati Natakusumah menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan seni pukulan bedug agar dapat menjadi simbol resmi pembuka berbagai kegiatan pemerintahan dan peresmian di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Menurutnya, bedug bukan hanya alat musik tradisional, tetapi juga memiliki nilai historis, budaya, dan identitas lokal yang sangat kuat bagi masyarakat Banten.
“Nilai budaya dan identitas lokal bedug di Banten ini sangat kuat. Saya mendukung penuh dan akan berkoordinasi dengan para kepala daerah agar ke depan, prosesi seremonial atau pembukaan acara resmi bisa menggunakan ketukan bedug asli daerah kita,” ujar Dimyati Natakusumah.
Gebrag Ngadu Bedug 2026 mengusung tema “Tang Ting Tung Dong, Warna Bunyi dalam Jerami”. Festival yang berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026 tersebut diikuti oleh 20 Kampung Bedug dari berbagai daerah di Banten.
Ajang ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman dan komposer Nusantara, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Berbagai atraksi seni, pertunjukan musik tradisional, hingga kompetisi bedug menjadi daya tarik utama yang menyedot perhatian masyarakat dan wisatawan.
Selain aspek budaya, Gebrag Ngadu Bedug 2026 juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut, sehingga mampu meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat sekaligus mendorong sektor pariwisata Kabupaten Pandeglang.
Kehadiran festival budaya berskala nasional ini menjadi bukti bahwa warisan budaya daerah mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.
Pembukaan Gebrag Ngadu Bedug 2026 turut dihadiri Komisaris Utama ITDC Irna Narulita, Asisten Deputi Pemasaran Event Daerah KEN Kementerian Pariwisata Erwita Dianti, Bupati Pandeglang Dewi Setiani, unsur Forkopimda, tokoh budaya, serta ribuan masyarakat yang memadati Alun-alun Pandeglang.
Pemerintah Provinsi Banten berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya unggulan nasional yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Banten ke tingkat nasional maupun internasional.
Dengan semangat pelestarian budaya, masyarakat diajak untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan leluhur agar tetap hidup, bergema, dan menjadi kebanggaan lintas generasi (rils).