Gubernur Banten Andra Soni meninjau pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Serang dan Tangerang sepanjang 55 meter dengan anggaran Rp10,8 miliar. Serang|Eranews.id – Harapan masyarakat untuk memiliki akses penghubung yang lebih mudah antara Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang mulai menemukan titik terang. Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung progres pembangunan jembatan penghubung di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Selasa (21/7/2026).
Jembatan tersebut menjadi salah satu infrastruktur penting yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan.
“Jembatan ini bukan sekadar beton atau besi penyambung jalan, tapi urat nadi baru yang akan mempermudah akses pendidikan, kesehatan dan aktivitas warga sekitar,” ujar Andra Soni dalam keterangannya.
Pemerintah Provinsi Banten, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pembangunan infrastruktur yang memadai dinilai menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. Selain memudahkan mobilitas warga, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.
“Komitmen Pemprov Banten terus hadir untuk membangun infrastruktur yang merata dan berdampak nyata bagi semua,” katanya.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, pembangunan jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 55 meter dengan nilai anggaran mencapai Rp10,8 miliar.
Kehadiran jembatan ini menjadi penantian panjang bagi masyarakat sekitar. Selama kurang lebih 25 tahun, warga berharap adanya akses penghubung yang dapat memperpendek jarak dan mempermudah aktivitas mereka menuju wilayah Kabupaten Tangerang maupun Kabupaten Serang.
Andra Soni berharap seluruh pihak turut mengawal proses pembangunan agar dapat berjalan sesuai dengan rencana dan selesai tepat waktu.
“Infrastruktur yang mantap juga kunci kelancaran mobilitas warga dan penggerak roda ekonomi daerah. Mari kita kawal bersama agar pembangunannya tepat waktu dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya.
Dengan terbangunnya jembatan penghubung tersebut, masyarakat berharap konektivitas antarwilayah semakin terbuka, waktu tempuh menjadi lebih efisien, serta aktivitas ekonomi dan sosial warga dapat berkembang lebih cepat (rils).