Penyelam Basarnas Temukan Dua Korban KM Virgo Transport 8

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 16:55 0 61 Redaksi

Banjarmasin|Eranews.id – Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Senin (21/9/2026).

Kedua korban berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan di dalam badan kapal saat tim BSG melaksanakan operasi pencarian serta penyelaman bawah laut.

Korban pertama ditemukan pada pukul 09.04 WITA, sedangkan korban kedua ditemukan sembilan menit kemudian atau pada pukul 09.13 WITA.

Dievakuasi Menggunakan Helikopter

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan kedua korban langsung dievakuasi setelah berhasil dikeluarkan dari badan kapal.

Kedua jenazah kemudian diterbangkan menggunakan Helikopter Basarnas HR-3601 menuju Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, pada pukul 11.20 WITA.

Setibanya di darat, jenazah diserahkan kepada tim medis dan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan dan mengevakuasi para korban,” kata Syafii.

Menurutnya, penemuan dua korban tersebut menjadi perkembangan penting dalam operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur.

Basarnas memastikan setiap korban yang ditemukan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur.

Sebanyak 123 Korban Masih Dicari

Berdasarkan data Basarnas hingga Senin pukul 12.00 WITA, sebanyak 120 dari 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan.

Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan 12 korban meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 123 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Data tersebut masih dapat berubah mengikuti hasil pencarian, identifikasi, dan rekonsiliasi data penumpang oleh pihak berwenang.

Basarnas bersama Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan operasi menggunakan unsur laut, udara, dan penyelaman untuk mencari korban yang belum ditemukan.

Operasi SAR Diperpanjang

Operasi pencarian telah memasuki hari kesembilan. Basarnas sebelumnya memutuskan memperpanjang operasi SAR selama tujuh hari karena masih banyak korban yang belum ditemukan.

Perpanjangan pencarian memberikan kesempatan kepada Tim SAR Gabungan untuk menyisir bagian dalam kapal serta memperluas pemantauan di permukaan laut.

Penyelaman difokuskan pada bagian kapal yang dapat diakses dengan tetap mempertimbangkan keselamatan personel. Arus bawah laut, jarak pandang terbatas, posisi kapal, dan struktur ruangan menjadi tantangan bagi tim penyelam.

Kondisi tersebut membuat setiap penyelaman harus dilaksanakan secara terencana, termasuk pengaturan waktu, jalur masuk, komunikasi, dan ketersediaan tim pendukung.

Kapal Terbalik di Dasar Laut

KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026).

Kapal tersebut membawa 243 orang yang terdiri atas 213 penumpang dan 30 awak kapal. Kapal juga dilaporkan membawa puluhan kendaraan.

Kapal terbalik setelah menghadapi cuaca buruk dan gelombang tinggi di sekitar perairan Masalembo. Bangkai kapal kemudian berada dalam posisi terbalik di dasar laut dengan kedalaman sekitar 29 meter.

Arus laut yang kuat sebelumnya beberapa kali menghambat penyelaman. Tim SAR harus memanfaatkan waktu ketika kondisi arus dan cuaca dinilai lebih aman untuk memasuki badan kapal.

Pencarian Dilakukan Maksimal

Basarnas menegaskan operasi SAR akan terus dilaksanakan secara maksimal dengan mengerahkan personel dan sarana yang tersedia.

Koordinasi dilakukan bersama TNI Angkatan Laut, kepolisian, pemerintah daerah, operator kapal, tim medis, dan unsur terkait lainnya.

Selain penyisiran di dalam kapal, pemantauan juga dilakukan di permukaan laut serta wilayah pesisir yang diperkirakan menjadi arah pergerakan arus.

Syafii menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia juga memastikan keluarga korban akan memperoleh informasi mengenai perkembangan pencarian dan proses identifikasi.

Penemuan dua korban diharapkan membantu proses identifikasi serta memberikan kepastian kepada keluarga. Namun, fokus utama Tim SAR Gabungan tetap mencari seluruh korban KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan (red).

LAINNYA