GIBRAN NUSA | JANGAN TERLALU OVERTHINKING

waktu baca 1 menit
Selasa, 21 Jul 2026 17:40 0 99 Redaksi

Opini|Eranews.id – Perbedaan posisi duduk dalam sebuah rapat kabinet tidak seharusnya langsung ditarik menjadi berbagai spekulasi politik.

Tata letak tempat duduk bisa dipengaruhi banyak hal, mulai dari kebutuhan teknis, susunan acara, hingga efektivitas jalannya rapat.
Karena itu, posisi kursi tidak serta-merta menjadi gambaran adanya persoalan dalam hubungan antarpejabat negara.

Hal yang jauh lebih penting untuk dilihat adalah substansi rapat itu sendiri.
Evaluasi program pemerintah, penguatan koordinasi antarkementerian, penyelesaian persoalan, serta bagaimana kebijakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat seharusnya menjadi perhatian utama.

Seperti disampaikan Ketua Umum Gibran Nusa, Rizky Herdianto, jangan sampai publik terlalu sibuk membaca posisi duduk, tetapi justru melupakan hasil kerja yang sedang diperjuangkan.

Mari tetap kritis, tetapi juga bijak dalam menerima informasi. Tidak semua hal perlu dibaca terlalu jauh sebelum ada fakta yang jelas.
Fokus pada substansi, bukan spekulasi (red).

 

LAINNYA